Desa Pasayangan Utara Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Bioflok
Desa Pasayangan Utara, Martapura, pada tanggal 13-14 Agustus 2024 telah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengenalan Teknologi Tepat Guna (TTG) Sistem Bioflok untuk Perikanan Darat. Kegiatan ini merupakan inisiatif strategis dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil perikanan di wilayah tersebut.
Bimtek yang diikuti oleh 20 orang ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam menerapkan sistem budidaya ikan berbasis bioflok. Sistem ini dinilai sangat potensial untuk meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, dan meningkatkan kualitas air budidaya.
Selama kegiatan, para peserta diberikan materi yang komprehensif mengenai prinsip kerja sistem bioflok, pemilihan jenis ikan yang sesuai, pembuatan media bioflok, pengelolaan kualitas air, serta penanganan penyakit ikan. Selain materi teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktikum langsung di lapangan.
Pa Jayadi, seorang ahli dalam bidang perikanan yang menjadi narasumber utama dalam bimtek ini, menyampaikan bahwa sistem bioflok merupakan salah satu solusi inovatif untuk mengatasi berbagai tantangan dalam budidaya ikan, seperti keterbatasan lahan, kualitas air yang buruk, dan tingginya biaya produksi. "Dengan penerapan sistem bioflok, diharapkan produktivitas perikanan di Desa Pasayangan Utara dapat meningkat secara signifikan," ujarnya.
Diharapkan dengan adanya bimtek ini, para pembudidaya ikan di Desa Pasayangan Utara dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengelola usaha budidaya ikan. Selain itu, diharapkan juga dapat terbentuk kelompok tani yang solid dan berkelanjutan untuk saling berbagi informasi dan pengalaman.
Pelaksanaan Bimtek Sistem Bioflok di Desa Pasayangan Utara merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan dan ketahanan pangan. Dengan penerapan teknologi yang tepat, diharapkan dapat tercipta budidaya ikan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Pertanian
1 tahun yang lalu